Kamis, 04 November 2010

Produk-Produk Tiens Golden Harvest




TELAH HADIR DI INDONESIA SUATU TEKNOLOGI PENYUBUR TANAH DAN TANAMAN,DENGAN MENGGUNAKAN PUPUK HAYATI YANG DIBUAT DENGAN TEKNOLOGI AGRICULTURAL GROWTH PROMOTING INOCULANT (AGPI).

HASIL RISET ANAK BANGSA BERSTANDAR INTERNASIONAL, DR. LUKMAN GUNARTO, PENELITI SENIOR DI INTERNATIONAL RICE RESEARCH INSTITUTE (IRRI) PHILIPINA.
MENDAPATKAN GELAR SARJANA PERTANIAN DARI UNIVERSITAS BRAWIJAYA, MALANG TAHUN 1978.
GELAR S2 DIPEROLEH DARI INSTITUT PERTANIAN BOGOR PADA TAHUN 1982.
GELAR S3 JURUSAN ILMU TANAH DIPEROLEH DARI UPLB,LOS BANOS,PHILIPINA TAHUN 1990.

Harapan beliau dengan teknologi temuannya ini dapat menjadi manfaat bagi petani di Indonesia dan memberikan pencerahan bagi petani mengenai pertanian yang relatif murah dan ramah lingkungan.

PUPUK ALAMI INI SESUAI DENGAN ANJURAN PBB YANG MEMINTA NEGARA2 AGRARIS UTK MENGHENTIKAN PEMAKAIAN PUPUK KIMIA MULAI 2012 KARENA PUPUK KIMIA MEMICU PEMANASAN GLOBAL,PBB MEMINTA AGAR MENGGANTI DG PUPUK ALAMI


Cara Pemakaian
• Larutkan/encerkan 1 liter Tiens Golden Harvest dengan 100-350 liter air bersih, diamkan beberapa saat, baru dipergunakan untuk 1 hektar lahan.
• Aplikasi dengan cara penyiraman atau penyemprotan.
• Jangan diaplikasikan/dipergunakan bersamaan dengan pupuk kimia, beri tenggang 3 -5 hari.
• Tidak boleh dicampur dengan zat-zat kimia dan pestisida.

KEUNGGULAN & KEUNTUNGAN
- BIAYA PRODUKSI EFISIEN
- HASIL PANEN OPTIMAL ( MENINGKAT s/d 50%)
- DIPADUKAN DG PUPUK KIMIA BISA MENGHEMAT 40-50%
- DAPAT MEMECAH PESTISIDA DG RESIDU s/d 0%

BERIKUT PROFIL TIENS GOLDEN HARVEST + KESAKSIAN










Untuk diketahui dan diperhatikan:
• Penggunaan Tiens Golden Harvest jangan dicampur dengan pestisida/pupuk kimia.
• Pemakaian Tiens Golden Harvest tidak boleh bersamaan dengan pupuk kimia, beri tenggang waktu 3 – 5 hari.
• Tiens Golden Harvest diberikan lebih dahulu 3 – 5 hari sebelum pupuk kimia ditaburkan.

Tiens Golden Harvest Tambak / Perikanan

Tiens Golden Harvest Tambak/Perikanan adalah salah satu jenis produk unggulan yang telah beberapa kali mendapat penghargaan dari Pemerintah Republik Indonesia karena keberhasilannya membantu petambak udang, Bandeng dll.
Produk ini berhasil menepis anggapan lahan di beberapa daerah yang telah divonis tidak layak untuk budidaya udang karena kandungan residu tanah yang amat tinggi dan terkontaminasi racun akibat pemakaian obat-obatan kimia yang ternyata lambat laun sangat merugikan.
Karena produk ini bekerja dalam lahan yang berfungsi sebagai penetralisir residu, pembenahan struktur tanah dengan pemanfaatan bakteri starter kit yang sangat membantu dalam menguraikan racun dalam tanah dan ternyata Bakteri yang terkandung dalam produk ini menghasilkan enzim yang membantu tumbuhnya plankton yang merupakan makanan alami untuk udang dan jenis ikan yang lain.

Kandungan:Mikroba :
• Lactobacillus sp.8,5 x 106 (Populasi Mikroba /ml)
• Azotobacter sp 4,1 x 107 (Populasi Mikroba /ml)
• Mikroba pelarut Phosphat 5,8 x 106 (Populasi Mikroba /ml).

Hasil uji laboratorium LIPI No. 112/IPH.1.04/IF/2002 tertanggal 17 juli 2002. Tiens Golden Harvest Tambak/Perikanan dapat digunakan untuk tambak perikanan maupun udang. Hasil tambak Anda akan memuaskan dengan menggunakan Tiens Golden Harvest Tambak/Perikanan. Silahkan Anda buktikan.
Tiens Golden Harvest Ternak


Pupuk organik Tiens Golden Harvest yang mengantongi ijin deptan No. L023/HAYATI/PPI/III/2006. dengan menggunakan produk Tiens Golden Harvest, ternak akan semakin sehat dan menambah nafsu makan ternak juga mempercepat pertumbuhan ternak sehingga panen relative lebih cepat dengan hasil yang sangat memuaskan.

Kandungan :
Hasil uji laboratorium LIPI No. 109/IPH.1.04/IF/2002 tertanggal 15 juli 2002

kandungan yang terdapat dalam Tiens Golden Harvest Suplemen/Ternak adalah sebagai berikut :
• Mikroba Populasi Mikroba /ml
• Yeast 5,1 x 105
• Lactobacillus sp. 2,8 x 107
• Mikroba pendegradasi selulosa 5,0 x 103
• Vitamin dan Mineral

Keuntungan:
• Pertumbuhan ternak relatif lebih cepat sehingga lebih cepat menghasilkan.
• Melancarkan sistem pencernaan pada ternak, sehingga dapat meningkatkan
nafsu makan.
• Mikroorganisme yang terdapat dalam Agrobost ternak mampu hidup sampai lambung dan bersifat antagonis terhadap bakteri patogen yang terdapat dalam usus ternak, bakteri patogen tersebut akan terdesak keluar bersama dengan kotoran.
• Proses pengemukan untuk sapi/kambing potong relatif lebih cepat.
• Daya tahan ternak terhadap penyakit meningkat.
• Aman, karena kandungannya bukan merupakan unsur kimia.
• Dapat meningkatkan kuantitas, kualitas serta kontinuitas produksi susu pada sapi perah.
• Produk ini dapat digunakan untuk hewan ternak seperti sapi, kambing, Babi, Ayam dan bebek.

TIENS Golden Harvest
Berbahan aktif mikroba indigenous asli Indonesia ramah lingkungan (tidak mengandung logam berat As, Pb, Hg, Cd dan Mikroba Patogen, Salmonella Sp) telah dipersiapkan serta dirancang untuk pembangunan dunia pertanian yang berkelanjutan.

Bahwa perpaduan TIENS Golden harvest dengan pupuk kimia akan selalu dicari dan dibutuhkan petani karena sudah terbukti dan teruji (menjadikan produktivitas tinggi dan ramah lingkungan)

Kandungan TIENS Golden Harvest
1. Azatobacter Sp 2,0 x 107-105 sel/ml
2. Mikroba pelarut fosfat 3,0 x 107-105 sel/ml
3. Azospirillium Sp 2,3 x 108-105 sel/ml
4. Mikroba Pendegradasi Selulose 3,5 x 107-104 sel/ml
5. Lactobacillus Sp 1,5 x 104-103 sel/ml
6. Pseudomonas Sp 1,7 x 106-104 sel/ml
7. P=34,70 ppm; K=1700 ppm; C organik=0,92%; N=0,04%; Fe=44,3 ppm; Mn=0,23 ppm; Cu=0,85 ppm; Zn=3,7 ppm

Keuntungan Menggunakan TIENS Golden Harvest
1. Hasil panen akan meningkat 20% s/d 50% dari biasanya (menjadi optimal)
2. Penggunaan pupuk kimia lebih hemat 50% dari biasanya
3. Mampu mengurangi pestisida (residu s/d 0%) dan mengurangi tumbuhnya Gulma

Brief History
• Tahun 1985-sekarang, Riset isolasi dan analisis potensi mikroba tanah dari bumi Indonesia
• Tahun 1986-sekarang, Uji potensi mikroba unggul yang telah terseleksi di laboratorium
• Tahun 1996, Telah terpilih mikroba unggul yang dikemas dalam sebuah teknologi Agricultural Growth Promoting Inoculant (AGPI)
• Tahun 1997, Uji lapangan di sentra pertanian Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.
• Tahun 1998, Uji praktis dan evaluasi oleh petani
• Tahun 1998, Produksi oleh PT SMS Indoputra
• Tahun 2008, mulai pemasaran dengan merk dagang “TIENS Golden Harvest”
Pengakuan Nasional

Februari 2004, petani tambak udang TIENS Golden Harvest dari Jawa Tengah memperoleh penghargaan tertinggi Presiden RI dalam hal:
1. Teknik budidaya tambak tradisional
2. Penggunaan teknologi ramah lingkungan

H. Nursalam,
petani binaan TIENS Golden Harvest
peraih penghargaan tertinggi Presiden RI 2004.

PERIKANAN / TAMBAK
* Meningkatkan & menjaga mutu air kolam sehingga produktifitas kolam/tambak meningkat.
* Menekan perkembangan bakteri pathogen didalam tanah dan air kolam/tambak.
* Meningkatkan kekebalan dan kesehatan ikan/udang terhadap hama penyakit.

APLIKASI GOLDEN HARVEST
PERTANIAN : Padi / Palawija,
HOLTIKULTURA : Kentang, Bawang Merah, Cabe, Wortel, Tomat, Jagung, Tembakau, dll.
TANAMAN PERKEBUNAN : Kelapa Sawit, Karet, Kopi, Coklat, Kakau, Pisang, Singkong, dll.
TANAMAN HIAS & OBAT : Anggrek, Mawar, Anthurium, Jahe, Kencur, dll.
PETERNAKAN.
PERIKANAN / TAMBAK.

KEUNGGULAN :
- Memperbaiki sifat kimia, fisika, dan biologi tanah sehingga struktur dan tekstur tanah menjadi serasi dan sehat, yg berarti dpt memperbaiki pertumbuhan tanaman.
- Dirancang untuk menetralisir atau mengurai factor penghambat yang menyebabkan unsur hara yang terikat, sehingga perimbangan unsur hara tanah bersifat makro dan mikro tersedia lebih sempurna.
- Bertujuan untuk meningkatkan kinerja enzim dan aktifitas mikro organisme tanah yang menguntungkan untuk penyuburan tanah dan tanaman. Proses fotosintesa pada tanaman menjadi meningkat, sehingga bulir/benih/umbi/buah lebih padat berisi, sehat dan segar.
- Hemat penggunaan pupuk kimia hingga 50% sehingga dapat mengurangi biaya pembelian pupuk 700 ribu s/d 1 juta / Hektar. Meningkatkan produksi sekaligus mutu hasil pertanian secara optimal.
- Ramah lingkungan, dapat menguraikan dan memecah sisa peptisida yang jatuh di tanah sampai dengan 0%. Kandungan bahan organic yang tidak meninggalkan residu/sisa. Kesuburan lahan pertanian selalu terjaga. Mengurangi timbulnya GULMA pada tanaman.

PETERNAKAN
* Melancarkan sistem pencernaan ternak,sehingga asupan makanan mudah terserap&bobot ternak bertambah.
* Daya tahan pada penyakit meningkat, Tingkat Kematian menurun dan Kotoran ternak relatif tidak berbau.

KESAKSIAN
* Di kabupaten Simalungun dekat Danau Toba, Tiens Golden Harves di pertandingkan dengan 6 Merek pupuk dan Tiens Golden Harvest menjadi Pemenang.
* Di kabupaten Cianjur, Tiens Golden Harvest di pertandingkan dengan 28 Merek pupuk dan menjadi Pemenang.
* Di kabupaten Jember, Tiens Golden Harvest di pertandingkan dengan 15 Merek pupuk lain dan juga menjadi Pemenang.
* Hampir setiap bulan petani Tianshi di undang ke Istana Presiden untuk mendapatkan Penghargaan Tertinggi Presiden.
* Di kecamatan Balam (Perbatasan Bagan Batu & Rokan) seorang ustad yang memiliki lahan sawit dengan hasil 8 Ton / Bulan dengan 2x Panen.
* Setelah 2 Bulan pemakaian pupuk Tiens Golden Harvest Hasilnya meningkat menjadi 11 - 12 Ton / Bulan, Luar Biasanya dalam 1 Bulan bisa 3x Panen.
* Di Lampung, setelah penanaman selama 11 Bulan lahan 1 Hektar = 5000 Batang dihasilkan 200 Ton Singkong dan /Batang pohon Singkong memiliki berat 40 Kg - 60 Kg / Batang dengan panjang ± 2 Meter. Dan mendapatkan penghargaan MURI sebagai Singkong Terbesar dan Tape Terpanjang.
* Seorang Mahasiswa dari Medan yang memiliki kebun Sawit ½ Hektar dibelakang rumahnya yang setelah 1 Minggu menggunakan Tiens Golden Harvest hasil panennya meningkat menjadi 200 - 400 Kg.

Technological Approach
Aplikasi Teknologi Agricultural Growth Promoting Inoculant (AGPI)
“Agricultural Growth Promoting Inoculant, suatu inokulan campuran yang berbentuk cair, mengandung hormon tumbuh dan berbahan aktif bakteri penambat N2 secara asosiatif, mikroba pelarut P dan penghasil selulase ”

Beberapa jenis mikroba dalam proses penyuburan tanah secara biologi antara lain Azospirillum, Azotobacter, Mikroba Pelarut P, Lactobacillus, Mikroba Pendegrasasi Selulosa, Hormon Tumbuh Idole Acetic Acid,dan Enzim Selulose
Produksi : Padi Konvesional Vs TIENS Golden Harvest
Analisa Usaha Tani (Padi)

Praktek penggunaan TIENS Golden Harvest oleh petani mampu meningkatkan produksi gabah sekitar 20-50%. Input sarana produksi juga berkurang Rp. 500.000,- sampai Rp. 700.000,- per hektar, karena penggunaan TIENS Golden Harvest menghemat pupuk kimia sebesar 40-60%.

Untuk Perhatian
1. Penggunaan TIENS Golden Harvest jangan dicampur dengan pestisida / pupuk kimia.
2. Pemakaian TIENS Golden Harvest tidak boleh bersamaan dengan pupuk kimia, beri tenggang waktu 3 s/d 5 hari.
3. TIENS Golden Harvest diberikan terlebih dahulu 3 s/d 5 hari sebelum pupuk kimia ditaburkan.


Petunjuk Penggunaan TIENS Golden Harvest
Penggunaan pada tanaman padi
• Kebutuhan per hektar tanaman 6 liter TIENS Golden Harvest persekali tanam
• Encerkan 1 s/d 2 liter TIENS Golden Harvest dengan 100 s/d 150 liter air, diamkan beberapa saat baru dipergunakan.
• Sekali penyiraman/penyemprotan diperlukan 1 s/d 2 liter TIENS Golden Harvest untuk 1 hektar tanaman

Cara Penggunaan
• Siramkan/semprotkan larutan yang telah diencerkan pada permukaan tanah secara merata 3 hari sebelum tanam (2 liter TIENS Golden Harvest 1 hektar).
• Siramkan/ semprotkan larutan yang telah diencerkan pada barisan tanaman saat berumur 10 hari tanam (1 liter TIENS Golden Harvest) & 30 hari setelah tanam (2 Liter TIENS Golden Harvest).
• Siramkan/semprotkan larutan yang telah diencerkan pada masa primordia/padi bunting (1 Liter TIENS Golden Harvest)

Penggunaan pada tanaman kacang tanah, kentang, umbi-umbian, tomat, cabai dan kedelai.
• Kebutuhan per hektar tanaman 5 s/d 6 liter TIENS Golden Harvest/sekali tanam
• Gunakan pupuk kimia 50% dari biasanya (kebutuhan normal)
• Encerkan 1 liter TIENS Golden Harvest dengan 150 s/d 200 liter air, diamkan beberapa saat baru dipergunakan.
• Sekali penyiraman/penyemprotan diperlukan 1 s/d 2 liter TIENS Golden Harvest untuk 1 hektar tanaman

Cara Penggunaan
• Siramkan/semprotkan larutan yang telah diencerkan pada barisan tanaman/kecambah saat umur 7 s/d 10 hari (1 s/d 2 liter TIENS Golden Harvest)
• Siramkan/semprotkan larutan yang telah diencerkan pada barisan tanaman saat umur 20 hari ( liter TIENS Golden Harvest), kemudian pada saat umur 30 hari (1 liter TIENS Golden Harvest), dan terakhir pada saat berumur 40 hari (1 liter TIENS Golden Harvest).

Penggunaan pada tanaman sayur-sayuran
• Kebutuhan perhektar tanaman 1 s/d 2 liter TIENS Golden Harvest/sekali tanam
• Gunakan pupuk kimia hanya 50% dari biasanya (kebutuhannya)
• Encerkan 1 liter TIENS Golden Harvest dengan 150 liter s/d 200 liter air, diamkan beberapa saat baru dipergunakan.

Cara Penggunaan
• Siramkan /semprotkan larutan yang telah diencerkan ada barisan tanaman/kecambah saat umur 7 hari (1 liter TIENS Golden Harvest)
• Siramkan/semprotkan larutan yang telah diencerkan pada barisan tanaman saat umur 15 hari (1 SMS liter TIENS Golden Harvest).

Penggunaan pada tanaman jagung, tembakau, semangka dan melon
• Kebutuhan perhektar tanaman 5 s.d 6 liter TIENS Golden Harvest persekali tanam
• Gunakan pupuk kimia hanya 50% dari kebutuhan biasanya.
• Encerkan 1 s.d 2 liter TIENS Golden Harvest dengan 200 s.d 250 liter air, diamkan beberapa saat baru digunakan.
• Sekali penyiraman/penyemprotan diperlukan 1 s.d 2 liter TIENS Golden Harvest untuk 1 hektar tanaman

Cara penggunaan
• Siramkan/semprotkan larutan yang telah diencerkan pada barisan tanaman pada saat berumur 7 s.d 10 hari (2 liter TIENS Golden Harvest)
• Siramkan/semprotkan kembali larutan yang telah diencerkan pada barisan tanaman pada saat berumur 20 hari (1 liter TIENS Golden Harvest), 30 hari (1 liter TIENS Golden Harvest) dan 40 hari (1 liter TIENS Golden Harvest).
Penggunaan pada tanaman kelapa sawit, karet, sengon, kopi, coklat, cengkeh, pepaya, jeruk, apel dan mangga
• Kebutuhan perhektar tanaman 6 s.d 12 liter TIENS Golden Harvest pertahun
• Gunakan pupuk kimia hanya 50% dari dari kebutuhan biasanya
• Encerkan 1 liter TIENS Golden Harvest dengan 200 s.d 400 liter air, diamkan

beberapa saat baru dipergunakan.
• Sekali penyiraman/penyemprotan diperlukan 1 liter TIENS Golden Harvest untuk per 1 hektar tanaman.
Cara Penggunaan
• Siramkan/semprotkan larutan yang telah diencerkan pada barisan tanaman pada saat berumur 10 s.d 15 hari (1 liter TIENS Golden Harvest)
• Selanjutnya setiap 1 s.d 2 bulan siramkan/semprotkan larutan yang telah diencerkan (1 liter TIENS Golden Harvest) pada parit sesuai radius jangkauan akar tanaman (pertumbuhan tanaman
• Catatan: Untuk kelapa sawit idealnya diberikan 1 liter/hektar/bulan

Penggunaan pada tanaman hias dan obat
• Encerkan 1 liter TIENS Golden Harvest dengan 150 liter air, atau 7 ml (1 tutup botol) dengan 1 liter air, diamkan beberapa saat baru dipergunakan untuk 1 hektar tanaman.
• Siramkan/semprotkan larutan yang telah diencerkan pada tanaman setiap 15 s.d 30 hari.

Penggunaan pada tanaman tebu dan pisang
• Kebutuhan perhektar tanaman 4 s.d 5 liter TIENS Golden Harvest
• Gunakan pupuk kimia 50% dari kebutuhan biasa
• Encerkan 1 liter TIENS Golden Harvest dengan 200 liter air, diamkan beberapa saat baru dipergunakan.
• Gunakan 1 liter TIENS Golden Harvest untuk 1 hektar tanaman.

Cara Penggunaan
• Siramkan/semprotkan larutan yang telah diencerkan pada barisan tanaman pada saat umur 10 hari (1 liter TIENS Golden Harvest)
• Siramkan/semprotkan larutan yang telah diencerkan pada barisan tanaman pada saat umur 25 hari (1 liter TIENS Golden Harvest), 40 hari (1 liter TIENS Golden Harvest), 55 hari (1 liter TIENS Golden Harvest), 70 hari (1 liter TIENS Golden Harvest)

Uniknya, pupuk ini seolah mengetahui apa yang dibutuhkan kita dari sebuah tanaman. Kalau kita gunakan untuk karet maka yang kental getahnya, tapi kalau kita gunakan pada tembakau yang besar daunnya.
Apa yang mungkin terjadi pada tanaman kita jika menggunakan Tiens Golden Harvest .....?

12 ALASAN PERTANIAN DAN PERKEBUNAN MEMILIH TIENS GOLDEN HARVEST :
01. TGH meningkatkan kesuburan tanah, bisa dipakai di lahan gambut, tanah kritis dan tanah cadas
02. Hemat pupuk kimia 50% . Hemat biaya pemupukan
03. Cocok untuk berbagai jenis tanaman dan berbagai jenis kebutuhan
04. Produktivitas meningkat
05. Tumbuh lebih cepat, panen lebih cepat
06. Masa petik lebih banyak, tanaman lebih sering berbuah
07. Ukuran buah, umbi, biji lebih besar dan lebih berat
08. Daun lebih lebar dan lebih rimbun
09. Buah, biji, daun, atau bunga lebih tahan lama, tidak mudah busuk, tidak cepat layu
10. Tanaman lebih sehat, lebih tahan hama dan sedikit gulma
11. Ramah lingkungan dan tidak meninggalkan residu pestisida
12. Meningkatkan kesejahteraan petani dan pekebun



KETERANGAN :
Pengaruh TGH terhadap kesuburan tanah menurut pengalaman Bapak Tarman, pembina pertanian organik, Bayongbong- Garut. Pada lahan sawah yang tanahnya berupa tanah cadas, sebelum menggunakan teknologi ini kedalaman lumpurnya hanya sekitar 10cm, setelah menggunakan TGH sekitar 4 minggu, kedalaman lumpur menjadi sekitar 15 cm, dari fisik tanaman terlihat lebih hijau dan subur.

Di Sumatera Utara pohon cabai yang menggunakan TGH panen bisa 40 kali petik padahal pada cabai konvensional biasanya 15 kali petik saja sudah bagus. Berat cabai juga meningkat ( kepadatannya ) per karung bisa lebih berat 4 kg / karung padahal biasanya tidak sampai seberat itu.
Cabai lebih banyak, lebih berat, warna buah cabai lebih segar, daya tahan cabai lebih lama, yang tidak pakai TGH hanya bisa bertahan 1 minggu sehingga harus cepat dijual , sedang cabai yang menggunakan TGH bisa bertahan sampai 2 minggu sehingga punya posisi tawar lebih baik untuk mendapatkan harga yang pantas.

Selasa, 04 Mei 2010
Aplikasi pada tanaman padi

1. Apa keuntungan menanam padi dengan menggunakan Tiens Golden Harvest ?
- Hemat pupuk ( kimia, kompos / kandang ) sampai 50%.
Pupuk kimia sekarang susah didapat, jadi penghematan pupuk kimia sampai 50% bukan sekedar menghemat
uang tetapi juga mempermudah petani melanjutkan usaha tani.
- Padi lebih cepat tumbuh, daun lebih cepat tinggi. Kondisi ini membuat pertumbuhan gulma ( rumput liar )
terhambat akibat sinar matahari terhalang padi yang tumbuh lebih cepat.
- Lebih tahan terhadap hama penyakit. Tanaman lebih tinggi dengan batang dan daun lebih kokoh dan sedikit
daun yang layu / kering. Jadi walaupun padi sudah tinggi sinar matahari masih bisa mencapai dasar karena tidak tertutupi daun kering . Selain itu area lahan lebih bersih akan mengurangi serangan hama tikus.
- Anakan lebih banyak. Dengan TGH batangnya lebih besar bisa mencapai 1,5 kali lebih besar.
Jumlah anakan lebih banyak, bisa mencapai 35-40 anakan dengan daun yang lebih rimbun. Tanpa TGH
batangnya lebih kecil dengan jumlah anakan hanya 18-24 buah serta daunnya jarang.
- Padi yang ditanam dengan TGH biasanya panen lebih cepat seminggu atau 10 hari. Jadi petani harus
menyiapkan pengusir burung lebih cepat. Panen yang lebih cepat juga membuat padi bisa dipanen sebelum
hama tikus datang. Butir lebih berisi ( bernas ). Lebih sedikit gabah yang kopong ( tidak berisi ).
- Beras lebih tahan lama dan tidak menguning.
- Mutu dan peningkatan hasil gabah kering panen menjadi lebih baik.
- Ramah lingkungan dan tidak meninggalkan residu pestisida.
- Tanah semakin lama semakin subur

2. Bagaimana aplikasi TGH pada saat pembibitan ?
Rendam benih semalam sebelum penyemaian dengan larutan TGH secukupnya. Satu tutup TGH
( kemasan 1 liter ) dilarutkan dalam 1 liter air.
3. Bagaimana aplikasi TGH pada saat penanaman ?
Tiga hari sebelum penanaman bibit padi, lahan sawah disiram/semprotkan larutan TGH. Pada tahap ini
dibutuhkan 2 liter TGH ( 2 liter TGH dicampur dengan 20 liter air ). Biasanya sebelum ditanam , lahan
diolah terlebih dahulu dengan dibajak / dicangkul.
Apabila dalam proses ini menggunakan pupuk kandang atau pupuk kimia, maka tetap gunakan pupuk
seperti biasa, hanya saja dosisnya dikurangi 50 %. Penggunaan pupuk kandang atau kimia harus berjarak
minimal 3hari dari pupuk TGH. Artinya pemakaian pupuk kandang harus dilakukan 1 minggu sebelum
tanam.

4. Bagaimana aplikasi TGH pada tanaman padi jika dikombinasikan dengan pupuk kimia ?
- Aplikasi TGH ke-1
Tiga hari sebelum penanaman bibit padi, siram / semprotkan larutan TGH pada lahan sawah. Pada tahap
ini dibutuhkan 2 liter TGH per hektar
- Aplikasi TGH ke-2
10 hari setelah tanam, kembali siram / semprotkan larutan TGH pada barisan tanaman . Pada tahap ini
dibutuhkan 1 liter TGH per hektar yang dicampur dengan 100 liter air .
- Aplikasi pupuk kimia ke-1
15 hari setelah tanam berikan pupuk kimia. Dosisnya mengacu pada dosis seperti biasa, disesuaikan
sesuai anjuran PPL ( Petugas Penyuluh Lapangan ) setempat, hanya saja dosisnya dikurangi 50%.
- Aplikasi TGH ke-3
30 hari setelah tanam , siram / semprotkan larutan TGH ( 1 liter TGH dicampur dengan air 100 liter )
per hektar.
- Aplikasi pupuk kimia ke-2
45 hari setelah tanam berikan pupuk kimia. Dosisnya seperti biasa sesuai anjuran PPL setempat , hanya
saja dosisnya dikurangi 50%.
- Aplikasi TGH ke-4 ( terakhir )
Saat bunting padi, sawah biasanya dalam keadaan sedikit air.
Berikan larutan TGH 2 liter per hektar dicampur dengan 400 liter air.
Dikarenakan tanaman padi sudah lebat, maka usahakan sprayer dibuka lebih besar
agar semprotan larutan TGH bisa sampai jatuh ke tanah.

Pemakaian TGH ini sudah dicoba di berbagai wilayah Indonesia, diantaranya di wilayah kec. Warung Kondang salah satu sentra padi Kabupaten Cianjur dengan areal sawah seluas 1,664 Ha.

Uji coba dilakukan pada 3 musim tanam. Dari rangkaian uji coba tersebut terbukti pemberian TGH dan penggunaan 50% Urea, NPK, Phonska memberikan hasil panen tertinggi dan meningkat signifikan dibanding musim tanam sebelumnya.
Dengan demikian TGH layak direkomendasikan kepada para petani karena secara teknis dapat meningkatkan hasil panen dan dari segi ekonomi menguntungkan.
Panen perdana dengan pemupukan TGH disaksikan sejumlah tokoh setempat dan GM Tiens Jawa Barat

Minggu, 06 Juni 2010
Pengertian Tanaman Semusim dan Tanaman Keras

TANAMAN SEMUSIM
Tanaman semusim adalah tanaman yang berumur pendek yang masa produktifnya kurang dari satu tahun. Beberapa tanaman semusim ada yang bisa dipanen beberapa kali sebelum dibongkar ada yang harus dibongkar habis setiap kali panennya.
Beberapa tanaman semusim yang sama usia tanamnya, biasanya sama cara pemupukannya.

Dibawah ini adalah beberapa tanaman semusim yang sama pemupukannya
Sayuran buah : tomat, cabai, oyong, bawang , kentang, singkong, umbi-umbian ( yang diambil akarnya )
Kacang-kacangan : kacang panjang, kacang kedelai, kacang Tanah
Sayur-sayuran : bayam, sawi, kangkung, pokcai

Tanaman vegetative : tebu dan pisang

TANAMAN KERAS
Tanaman keras merupakan tanaman pertanian/perkebunan yang mempunyai batang kulit keras dan berotasi panjang. Umumnya berusia lebih dari 1 tahun dan tidak perlu dibongkar untuk mendapatkan hasilnya kecuali jika batangnya yang dibutuhkan adalah batangnya yang seperti jati, sengon dsb.
Tanaman keras bisa dibagi menjadi beberapa bagian :
- Buah-buahan : Apel, mangga, jambu, pear, jeruk dsb.
- Buah biji, bunga dan daun yang dikeringkan : Kopi, lada, cengkeh, teh.
- Berbagai jenis kelapa : Kelapa sawit, palem, kelapa hibrida, kelapa hijau.
- Tanaman yang diambil batangnya : Jati, sengon, karet.

Menambahkan pupuk kimia dan pupuk organik pada tanaman sudah banyak dikenal masyarakat.Tetapi pupuk hayati baru belakangan dikenal dan semakin dikenal karena keunggulannya memperbaiki kondisi media tumbuh khususnya tanah. Apalagi jika ketiga jenis pupuk ini dikombinasi, maka akan didapatkan hasil yang lebih baik. Pupuk hayati sepertinya menjadi pamungkas pupuk yang bisa memaksimalkan usaha tani yang selama ini sudah dilakukan

Harga Distributor Rp. 90.000/liter (PV/BV 50%)
Harga Konsumen Rp. 103.500,-/liter
Kemasan : Plastik Warna Putih
Ukuran : 1 liter
Isi : Warna Coklat (Harum Anggur)

HUBUNGI : LYDIA (081932278777 / 021-70797733 )

EMAIL : lydia.cye@gmail.com / Lydia_cye@yahoo.com